Nyamuk tak sembarang pilih mangsa

by hpnugroho on September 16, 2009

nyamukSiapa sih yang tidak kenal dengan serangga satu ini. Banyak dibicarakan orang sebagai sumber penyakit menular berbahaya. Tapi pernahkah terbayang kalau sebenarnya nyamuk tak sembarang pilih mangsa.

Mungkin saat sedang berkumpul dengan teman atau keluarga, baik di dalam ruang atau diluar ruangan, kita merasa heran karena ada satu orang yang sibuk menggaruk tubuhnya dengan keluhan digigit nyamuk, padahal yang lain tidak ?

Mungkin kia akan berpikir bahwa orang tersebut jarang mandi, atau bahkan ada yang bilang kalau dia itu darahnya manis jadi selalu dikerubuti nyamuk. Bisa jadi, tentunya pasti ada sebabnya. Dari sinilah diadakan sebuah riset.

Jerry Butler, PhD, profesor dari Universitas Florida menyatakan, nyamuk yang kerap menghisap darah kita adalah nyamuk betina, karena mereka membutuhkan darah manusia untuk perkembangan telur-telurnya. Nyamuk jantan tidak perlu menghisap darah manusia. Jadi, mungkin ada benarnya jika kita laki-laki lebih sering diganggu nyamuk (apalagi yang ganteng kayak saya .. :D ) karena nyamuknya betina jadi lebih senang dengan laki-laki.

Tetapi para ilmuwan menemukan bahwa 85% dari unsur genetik menentukan kepekaan kita terhadap gigitan nyamuk. Nyamuk juga mengenali unsur-unsur kimiawi tertentu di tubuh kita, yang apabila ditemukan secara berlebihan di permukaan kulit, nyamuk-nyamuk segera berbondong-bondong mendekatinya.

Manusia dengan jumlah konsentrasi steroid atau kolesterol yang tinggi di permukaan kulit akan menarik bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk akan menyerbu orang dengan tingkat kolesterol dalam darah yang tinggi secara menyeluruh. Hanya sisa-sisa proses yang menumpuk di permukaan kulit yang jadi daya tariknya.

Nyamuk juga menyerang manusia yang tubuhnya menghasilkan kelebihan asam-asam tertentu, seperti asam urat. Unsur ini dapat merangsang sensor pembau pada nyamuk, menggerakkan mereka untuk mendarat dan mencurigai calon korban-korbannya. Bisa jadi selain kadar asam dalam darah juga kandungan lainnya, seperti kadar gula.

Selain itu gas karbondioksida juga menarik bagi nyamuk, bahkan dari jarak yang jauh.

Nyamuk ternyata lebih menyukai orang dewasa dibanding anak-anak karena kecenderungan gas karbondioksida yang dihasilkan lebih banyak. Wanita-wanita hamil juga berisiko lebih tinggi, karena sebab yang sama.

Gerakan dan suhu panas tubuh juga menarik bagi nyamuk. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menghindari serangan gencar nyamuk pada malam hari, hindari kegiatan yang menimbulkan banyak gerakan, napas terengah-engah sehingga menghembuskan banyak gas karbondioksida serta jangan sampai Anda berkeringat secara berlebihan, karena asam laktat yang dihasilkan dalam keringat merupakan salah satu daya tarik bagi nyamuk untuk menggigit Anda.

Jadi anggapan umum bahwa yang sering diganggu nyamuk itu orangnya jarang mandi ada benarnya. Nah, makanya jangan lupa mandi setiap habis beraktifitas, mungkin orang-orang ini beranggapan dia bukan selebritis yang dikerubungi wanita atau penggemar, jadi cukup nyamuk saja yang jadi penggemarnya …. nah lho …….

(from banyak tempat)

delicious | digg | reddit | facebook | technorati | stumbleupon | savetheurl

{ 2 comments… read them below or add one }

1 genial September 16, 2009 at 01:30

saiia paling gag kuat sama yg namanya ‘lamuk’.. eee.. nyamuk… berarti saiia ini jarang mandi?!?!? hhmmm….

o iy.. sekedar confirm.. terimakasii kang atas kunjungannya :)

Reply

2 hpnugroho September 19, 2009 at 17:53

biar jarang mandi yang penting wangi kang …. hehehehe .. :D

Reply

Leave a Comment

:puyeng: :sniper: :ngelamun: :luvyu: :cryy: :bangs: :ngakak: :eat: more »

CommentLuv Enabled

Previous post:

Next post: