Link atau tautan adalah kata yang sangat akrab di telinga dan mata kita yang mengaku sebagai blogger. Seluruh kegiatan kita dengan blog pasti tidak jauh dari yang namanya link (tautan).
Setelah sebelumnya kita tahu bagaimana perlunya membangun internal link dan berbicara sedikit mengenai bagaimana cara tukeran link yang efektif, sebaiknya kita juga sedikit mengenal hal yang wajib kita ketahui mengenai outbound link.
Sebelumnya, mari kita flashback sebentar. Ada 2 macam kategory link yang sering kita gunakan,
- Internal link adalah tautan yang hubungannya tetap berada didalam blog. Tautan antara artikel 1 dengan yang lain itu adalah internal link.
- Ekternal link adalah tautan yang hubungannya keluar dari blog. Dan ekternal link ini juga terbagi dalam 2 macam berdasarkan arahnya;
- Inbound , yaitu tautan yang masuk ke blog
- Outbound , yaitu tautan yang masuk ke blog
Kembali ke topik kita kali ini yaitu outbound link atau tautan keluar dari blog. Dimana saja kita biasa meletakan outbound link ini ? Jawabnya ada dimana-mana dan bisa dimana saja. Yang umum adalah di dalam artikel dan di sidebar.
Lalu hal apa saja yang harus kita ketahui mengenai outbound link ini ? Berikut sedikit gambaran yang saya rangkum dari berbagai sumber.
- Membuat outbound link bisa bermanfaat bagi pengunjung. Dan ini adalah salah satu tujuan kita membuat blog bukan ? Bermanfaat untuk pengunjung.
- Menyediakan informasi lain yang ada keterkaitan dengan yang sedang dibahas
- Menawarkan kepada pengunjung akan informasi lebih dalam mengenai apa yang sedang dicari
- Menunjukan kredibilitas kita
- Tunjukan bahwa sebelum kita membuat artikel, kita juga sudah melakukan riset, jadi bukan sekedar omong kosong …
- Membuat pengunjung datang kembali untuk menkaji lebih dalam mengenai topik yang dibahas
- Membuat sebuah relationship dengan blogger lain, yang mungkin bisa berkembang kearah bisnis
- Hal negatif yang kemungkinan terjadi akibat outbound link yang tidak kita monitor
- Terlalu banyak link yang keluar akan membuat pengunjung bingung. Google guideline menyarankan agar tidak lebih dari 100 link yang keluar dalam 1 halaman. Dan jika hal ini terjadi di halaman bisnis kita, maka bisa memperkecil prosentase yang kita dapat, karena pengunjung banyak yang keluar.
- Menurunkan kredibilitas akibat memasang link yang tidak berguna. Google sendiri juga tidak suka dengan link keluar yang tidak berhubungan dengan tema blog, oleh karena itu diusahakan menggunakan tag ‘rel=nofollow’ pada paid link.
- Mengundang spam jika ternyata link kita masuk kedalam website/blog yang tidak wajar (tidak kita kenal).
Dari beberapa hal tersebut diatas, tentunya akan ada sedikit ganjalan. Berikut adalah saduran dari Google webmaster Central mengenai pertanyaan yang mungkin timbul beserta penjelasannya dan saya tambahkan sedikit alternatif cara yang bisa kita gunakan ..
Saat saya membuat link keluar, artinya mengirim pengunjung keluar dari blog selamanya ?
Pengunjung mungkin akan keluar untuk melihat informasi lebih lanjut, tetapi bagaimana jika kita membuat sebuah sajian yang berbeda dan membuat link tersebut hanya sebagai referensi ? Saya pribadi akan membuka tab baru untuk melihat referensinya dan tetap membuka artikel awal.
( Untuk mengatasi hal ini sedianya menggunakan tag ‘target=blank’ , jadi link akan terbuka dihalaman baru tanpa menutup artikel kita )
Apakah saya harus memikirkan link referensi tersebut ? Maksudnya bagaimana jika ternyata PR nya lebih rendah dari milik saya ?
Jika kita membuat link tersebut dengan tujuan lebih kepada pengunjung, kenapa kita harus memikirkan PR ? Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita ternyata membuat link ke SPAMMER. Jadi jangan biarkan masalah PR jadi kendala untuk memberikan informasi yang berguna kepada pengunjung
( Kesampingkan dulu ego bahwa kita harus membuat link hanya untuk rangking, bukan tidak mungkin dengan adanya interkoneksi tersebut justru menambah peringkat kita, bukan hanya PR tetapi SERP )
Jadi, apakah masih ragu untuk membuat link keluar ? Semoga hal diatas bisa jadi bahan pertimbangan.
Memang masih ada sedikit yang belum dibahas diatas, misalnya mengenai
- mengapa link keluar diusahakan dibawah angka 100
- apa maksudnya dengan tag ‘rel=nofollow’ dan tag ‘target=blank’
- bagaimana cara membuat kedua tag tersebut
Simpan dulu pertanyaan tadi, karena diskusi kita masih berlanjut …..









{ 2 trackbacks }
{ 19 comments… read them below or add one }
Wah makin ciamik aja nih blog hehehe mantap kang n nice tips.
Salam sukses n ay lap yu pulll
@Budy Santoso,
sukses juga mas Budy …
wah topik artikelnya kok blogroll maning to maas. apa posting tempo hari belum kompelit? :D Hehe makain mantap saja deh oke mas. setuju. salam hormat dan salam dingin2 hangat panas
@udienroy,

sabat mas, topik yang lain masih di godok, blm mateng … sementara yg siap saji tinggal ini, ya sudah langsung saja di
semoga masih enak …
makasih infonya ya mas, menambah manfat untuk blog saya
@mamah aline,
sama-sama mbak ..
Wah, tulisannya makin berbobot aja nih mas. Salut ya. POstingan di atas lumayan perfect buat saya.
Setuju banget deh. Sebenarnya memberikan backlink ke postingan blog/website lain bertujuan untuk memberikan tambahan referensi buat pembaca, di samping juga bisa menjadi bukti konkret atau penguat apa yang kita tulis.
Masalah bakalan bikin pengunjung lari atau PR menurun, yang penting link yang kita sisipkan relevan dan postingan2 kita punya kemasan yang bagus. Percaya deh, pengunjung suka dengan kemasan yang beda (jadi niru pendapatnya mas Nugroho nih)

iskandaria´s terakhir menulis di blog ..11 Kode Etik Blogger Indonesia
@iskandaria,
wah, mas Is terlalu memuji ( eh .. boleh khan sy panggil mas Is ? ) , tulisan diatas belum seberapa jika dibanding dgn hasil karya mas Is …
masih harus banyak belajar …
Oya mas, template barunya bagus banget. LUmayan seger dan elegan

iskandaria´s terakhir menulis di blog ..11 Kode Etik Blogger Indonesia
@iskandaria,
sebenernya cuma mau ngetest tadi di office (soalnya PC blm ada localhost) … eh keterusan, ya udah sekalian saja …
Mantap, enak
Segera ditunggu kelanjutan diskusi ini…

Khery Sudeska´s terakhir menulis di blog ..Ali Syari’ati; Mengapa Harus Hijrah?
Hue he he … link emang gak ada matinya

iksa´s terakhir menulis di blog ..Sejak tahun 1985
pelajaran yang berharga Mas. Saya kadang tidak memikirkan link ini, mungkin berakibat juga PR jadi 0 he he. Menurut mas Nugroho gimana ya di arkasala sekarang ? Kalo leysbook kayaknya blom ada masalah.

Masih tetap membingungkan juga sih Mas bagi saya tentang link dan link ini. Kadang saya suka boros seperti boros untuk menyamtap
yayat38´s terakhir menulis di blog ..Statistik dan Persembahan Sahabat
@yayat38,
membingungkan memang kang …
disatu sisi kita tidak ingin mengecewakan teman, tapi disisi lain kita juga punya kepentingan dgn blog …
semua kembali ke kang Yayat sendiri ..
tapi menurut saya, cek kembali link keluarnya, bagaimana kualitas dan korelasinya dgn blog kang Yayat, yg tidak sesuai di noffolowkan saja … (ini pendapat sy pribadi lho … )
saya jadi tambah pusing mikirinnya Mas, step by step dulu saya terapkan..
@rudy azhar,
hehehehe …. gak usah dipikirin mas, ntar stress malah ..
Saya jadi bingung mas dalam menentukan jumlah inbound link dan outboudn link. ketika dicek blog saya dgn mengunakan “Meta Tag Analyzer” ternyata link yg ada dalam blog saya bermasalah karena lebih dari 100 link. Yg jadi bingung ternyata jumlah 100 itu hasil gabungan antarra inbound link dan outboun link. Ada solusi?
Ramdhan´s terakhir menulis di blog ..Antisipasi Serangan Virus Facebook
masih belum ngerti kang :D
Kedai Obat´s terakhir menulis di blog ..Lintas Berita Efektif Naikkan Jumlah Pengunjung Blog
artikelnya bagus kang, menarik .
salam kenal …