Jika kita berbicara soal tanaman, pasti tidaklah lepas dari pupuk. Sebuah tanaman akan tumbuh subur jika ditanam di tempat yang sesuai, di siram dan diberi pupuk. Ruh dari tanaman itu sendiri adalah kesabaran dan ketelatenan kita merawatnya.
Tapi jika kita berbicara mengenai blog, apakah ruh yang ada dan bersemayam di dalam sebuah blog?
Pengunjung
Sebuah blog akan hidup jika dipenuhi oleh orang-orang yang hidup. Bukan dipenuhi oleh robot-robot yang bekerja otomatis. Blog dikatakan hidup jika digawangi oleh seorang manusia bukan sebuah outoBlog.
Manusia yang berinteraksi dengan manusia. Sebuah kehidupan yang memberikan suasana lebih hidup. Pernahkan anda mendatangi sebuah blog tanpa komentar satupun ? Jika iya , itu bukanlah blog, tetapi sebuah website.
Sebuah blog akan hidup jika ada pengunjung. Tanpa pengunjung blog akan mati dan kemudian akan menghilang dari peredaran dunia maya. Ibarat tanaman, untuk hidup memerlukan air. Bahkan kaktuspun masih perlu air walau jumlahnya kecil. Blog memerlukan pengunjung untuk hidup. Tanpa pengunjung, blog akan layu dan sirna.
Pengunjung adalah ruh kehidupan sebuah blog, jadi peliharalah ruh itu sehingga tetap berada pada tempatnya bernaung, yaitu di dalam blog anda.
Artikel yang update berkesinambungan
Jika ruh pertama sudah ada, apa yang harus kita miliki selanjutnya. Tentu saja artikel, tulisan atau apapun yang selalu hadir menemani hari-hari para pengunjung.
Artikel tidaklah harus panjang, tidak juga harus pendek. Tidak mesti harus menggunakan kosakata yang aduhai bagaikan perjaka merayu sang gadis pujaan. Artikel adalah milik anda, hak anda dan sepenuhnya berada ditangan anda. Pengunjung hanyalah pembaca, mereka membaca dan mencoba mengerti apa yang anda tuliskan.
Tetapi perlu diingat, apa yang dicari para pembaca. Yaitu sebuah bacaan yang bermakna. Entah apakah itu ilmu pengetahuan, ketrampilan atau sekedar humor dan cerita pendek. Mereka butuh ruh kedua agar tetap hidup. Mereka butuh bacaan sebagai pelengkap hidup.
Koneksi ke internet
Dua ruh saling membutuhkan satu sama lain. Ruh pertama, pengunjung membutuhkan sebuah bacaan dan meminta agar bahan bacaan itu berkembang dan berkesinambungan. Seperti tanaman membutuhkan air setiap hari.
Ruh kedua, tulisan membutuhkan pembaca. Percuma jika tulisan itu hidup tetapi tidak ada yang menyirami. Lambat laun akan layu, terbengkalai dan mati. Bacaan membutuhkan pembaca, entah apakah pembaca nantinya akan mengomentari atau tidak, bukan sebuah kewajiban. Itu adalah hak pembaca. Apakah anda akan memaksa mereka berkomentar? Anda hanya bisa meminta, memohon agar mereka dengan sukarela, dengan ikhlas memberikan setitik embun untuk membasahi kebun anda.
Tetapi dua ruh itu tidak akan hidup tanpa adanya campur tangan dari ruh ketiga. Koneksi ke internet. Apa yang bisa anda lakukan jika koneksi anda terganggu? Anda akan menghilangkan salah satu ruh di atas. Anda tidak akan bisa membuat tulisan terbaru.
Apakah mereka para pengunjung akan tetap setia jika melihat tidak ada lagi yang bisa mereka baca? Apakah mereka harus mengulang, mengulang dan mengulang lagi bacaan yang sama hingga hapal kalimat per kalimat, kata per kata yang ada?
Koneksi adalah ruh utama. Anda tidak akan bisa beranjangsana ketempat dimana pengunjung berkumpul, tidak akan bisa memancing mereka datang dengan umpan-umpan keyword dan SEO anda.
Trilogi ruh dari sebuah blog yang tidak mungkin terpisahkan satu sama lain. Anda boleh punya artikel, tulisan yang bagus, tetapi tanpa pengunjung blog anda akan kering.Anda boleh saja punya banyak sahabat yang senang berkunjung, silaturahmi. Tetapi tanpa adanya bacaan baru, apa mereka akan selalu rutin datang? Datang bolehlah jadi, tapi membaca ulang artikel, tidak.
Anda punya banyak sahabat, punya banyak ide yang harus anda publikasikan, tapi anda tidak punya koneksi, bagaimana bisa ?
Mari kita renungkan, sudahkah ketiga ruh itu berjalan berdampingan di blog kita. Sudahkah ?









{ 1 trackback }
{ 16 comments… read them below or add one }
pertamaxx kah?
@arsumba,

mantabs….
untuk sementara ini nampaknya salah satu ruh di blog saya sedang mengalami sakit mas… yakni koneksi sedang sakit perut, jadi setiap hari saya hrus sbar merawatnya dngan obat seadanya… hehe…
semoga sukses mas..
@arsumba,
sama dong ..
koneksi bikin problem, sy berpikir untuk mengganti provider malah, demi kelangsungan hidup blog …
Blog ada roh nya juga ya?
@Wempi,
ada dong, tanpa di isi dgn hati dan jiwa, rasanya akan hambar ..
saya setuju, mas..
blog tanpa interaksi, bukan blog namanya
@wellsen,
tapi ada lho blog yg interaksinya di tutup, tidak bisa komen kecuali trackback ..
Setuju Mas, semua bikin kita nyaman.
Tambahan satu lagi Mas dari saya , server yang stabil. Kali ini saya lagi mengalami ketidakstabilan akhirnya kerepotan juga.
Trims artikel yang mengingatkan.
alam
arkasala´s terakhir menulis di blog ..Info Dolar dari Blog Sahabat
@arkasala,
terima kasih tambahannya kang …
memilih server juga cukup sulit ya ..?
bener banget Mas.. ^^ Pengunjung, update, dan koneksi.. memang ‘harus ada’ dalam sebuah blog jika ingin disebut hidup.. nice post.. ^^
btw, di tempatku ada kompetisi artikel nih, simak infonya di http://www.ceritainspirasi.net/anti-korupsi-blogpost-competition/ artikel gak harus berat kok.. tak tunggu yah.. ^^ tak tunggu partisipasinya.. ^^
Cerita Inspirasi´s terakhir menulis di blog ..Anti Korupsi – BlogPost Competition
@Cerita Inspirasi,
oke , sy cek ke lokasi
Blog tanpa pengunjung menurutku gak asyik. tetapi banyak juga orang nge-blog tidak butuh pengunjung. E-book, Ganti bahasa Opera Mini 4.2
@udienroy,
masa sih ? semua pasti butuh pengunjung, mungkin tidak butuh komentar …
wah kalo gitu blog saya sudah bisa dibilang hidup nih…

bukan facebook´s terakhir menulis di blog ..Bahasa Indonesia yang mendunia
@bukan facebook,
betul ..betul ..betul ..