Adalah hal yang utama dalam kita nge-blog memiliki akses internet yang cukup mumpuni. Bisa saja sih lemot asal tidak keterlaluan. Mungkin juga putus-nyambung tapi juga masih dalam batas toleransi misalnya saat cuaca buruk. Tapi kalau tidak ada hujan, tidak ada badai dan tidak ada petir koneksi lemot dan selalu putus-nyambung, itu sudah diluar batas kewajaran.
Memang sih, yang saya gunakan adalah koneksi unlimited. Tapi bukan juga berarti harus unlemoted dong. Oke deh, kalau buka blog sendiri karena jauh servernya melintasi benua, tapi kalau buka website providernya juga problem, atau buka blog yang host di lokal masa sih tidak jauh beda.
Dari kenyataan inilah akhirnya saya putuskan hubungan dengan T-Flash yang sudah 1 tahun menemani. Diawal kencan sih memang performanya bagus, tapi lama-kelamaan kok jadi makin parah saja. Mulai dari penurunan kuota pemakaian yang hanya jadi 500Mb untuk bisa dapat kecepatan 256 Kbps ( yang kenyataan juga cuma bisa dapat maksimal 20% ), hingga sering gagalnya terkoneksi.
Dan akibat koneksi ini juga, membuat tante Alexa stress berat sehingga makin senang ngemil. Sudah pasti, bobotnya makin gembung. Cuma dalam waktu 1 minggu kurang lebih, sudah berhasil menambah berat badan 9.000 -an. Walaupun saya lihat kunjungan dari SERP masih bercokol di area 38% tapi dari reffer jauh menurun drastis.
Saat ini saya gunakan IM2 , masih dengan yang unlimited dan semoga tidak unlemoted. Ada 2 macam yang kemarin ditawarkan, yang pertama dengan biaya Rp.150.000 /bulan dan satu lagi dengan Rp.200.000/bln. Bedanya, yang Rp.150.000 tidak untuk digunakan untuk streaming, download manager ( torent/IDM ) dan aplikasi sejenis termasuk FTP transfer. Nah .. kita kan masih harus berurusan dengan streaming dan FTP, bagaimana kalau dibatasi ?
Bisa saja sih membandel, tapi kecepatan yang diberikan lebih kecil. Awal start kita masih bisa dapat 256Kbps, setelah 500Mb akan turun jadi 64Kbps. Berapa besar sih 500Mb itu ?
Perkiraannya begini, biasanya di browser bagian bawah akan ada jumlah byte yang kita buka. Rata-rata untuk 1 halaman, berkisar antara 1 – 2 Mb. Jadi dengan 500 MB kuotanya, kita hanya bisa buka 500 halaman dengan kecepatan maksimal, sisanya silahkan menggunakan kecepatan maksimal 64Kbps.
Jadi saya putuskan untuk memakai yang Rp.200.000/bln. Memang mahal, tapi disamping mendapat kuota yang besar 3Gb dengan maksimal speed, juga bisa membuat anak-anak kembali menikmati permainan game onlinenya ( walaupun tetap saya batasi penggunaannya ).
Selamat berpisah T-Flash, maaf kalau saya harus mencampakanmu berpindah kelain hati. Dan jangan kecewakan aku IM2 ….









{ 1 trackback }
{ 14 comments… read them below or add one }
ganti pacar nih mas.. hehe..
tmen saya bulan lalu jg ngalami seperti ini mas.. awal masang TF cpet banget, bru dpta 1 bln koneksinya bak smut brjalan.. sampai dia stres dan ndak mau nyambung intrnet lg.. tp blan dpan kekny dia mw pke im2 jg mas, jd sya bisa nunut lagi.. hehe..
@arsumba,


kok begitu ya … apa memang strategi penjualan saja, jadi saat awal keceng tapi akhirnya lemot ..
ternyata banyak juga yg mengalami hal yg sama ya ….
untung-untungan sih… wempi di medan masih aman pake t-flash, bahkan bawa ke hutan masih bisa connect, cuma koneksinya dapet gprs
@Wempi,
menurut cs-nya juga gitu, tergantung wilayah, mungkin di lokasi sy usernya mbludak jadi gak kebagian jatah bandwith …
saya pakai HP mas. pakai pulsa hehe.. pernah beli paket 300mb Rp100.000 cukup untuk ngalor ngidul sebulan di dunia maya. T-sel flash di tempat ku koneksinya lumayan oke. Cuma sekarang ini ganti sinyalnya yang ilang-ilang timbul sak penak’e udele
@udienroy,
kalau pake HP sih irit mas ..
klo pakai PC dgn sistem kuota, bisa tekor …
Belom ada rencana pindah ke laen hati bro.
Maklumlah, Bendol tinggal di desa,
IM2 kayaknya belom “muncul” di sini
Jadi masih setia ma T-sel Flash, walo kadang kembut-2…..
HumorBendol´s terakhir menulis di blog ..Beda, tetapi tetap satu
@HumorBendol,
yach … dinikmati saja mas …
apalagi sama yg klembut-klembut …
saya kalo di rumah dan kantor masih asyik pake speedy Mas. Kenapa gak pake speedy aja untuk di rumah ? Kelemahannya kalo hujan penyakit tusbungnya muncul. Trims Mas.
Salam :)
@arkasala,
dirumah gak ada fix line kang … maklum masih jadi kontraktor, jadi tergantung dapet kontraknya …
Gimana dengan speed IM2 Mas? Apa lebih baik daripada T-Flash? Ada biaya aktivasi nggak yach? Soalnya saya tertarik juga pake IM2.
@iskandaria,
saat ini di rumah masih lebih baik IM2 mas ..
tapi sebenarnya tergantung lokasi juga, mengenai biaya aktivasi tdk ada kecuali beli perdananya saja …
Jika punya pilihan lebih mudah mas Nugroho, saya tidak punya pilihan. Yang ada hanya telkomsel saja. Jadi mau tidak mau, suka nggak suka tetap harus pake telkomsel.
Wah nasibnya sama nih…….. Pengen nyobain pake IM2
